Tampilkan postingan dengan label jenis minuman kopi di dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jenis minuman kopi di dunia. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Oktober 2017

Bagaimana Cara Mengenali Biji Kopi Yang Segar?


minuman cafe,minuman coffee,resep minuman cafe,gambar minuman coffee,minuman green cofee,resep minuman coffee,minuman starbuck coffee,jenis minuman coffee,produk minuman coffee,minuman kopi
pixabay.com

Tata Cookies - Bagaimana sih caranya untuk bisa mengenali biji kopi yang segar? Bukankah hampir semua biji kopi memiliki bentuk yang nyaris sama? Nah berikut ini Tata Cookies akan menjelaskannya:

 1. Memeiliki warna yang mengkilap

Bubuk kopi pada dasarnya memiliki kadar minyak dan komponen-komponen kimia alami lainnya. Saat diseduh, kandungan ini biasanya lebur kemudian melahirkan karakteristik yang kemudian kita kenal dengan flavor, notes dan after-taste.

Ketika biji kopi di-roasting, paparan panas dari roaster akan menguapkan kelembaban dari inti biji, kemudian secara simultan mengeluarkan zat-zat yang bentuknya mirip minyak yang kemudian akan melapisi bagian luar biji kopi. Nah semakin lama biji kopi terekspos dengan udara, maka akan semakin terlihat ‘kurang berminyak’ atau mengkilap juga biji kopi itu.

2. Periksa residunya


Saat kamu menggenggam sekepalan biji kopi, coba deh lihat di telapak tangan atau di bagian dasar paper bag pembungkus biji kopi itu. Jika kamu menemukan serbuk, atau semacam ‘remahan-remahan’ biji kopi, maka bisa dipastikan bahwa biji kopi itu segar dan baru di-roasting. Namun, perlu diingat juga bahwa ‘kadar minyak’ pada biji kopi yang light roasted tidak sama dengan yang dark roasted lho ya. Kopi yang light roasted tidak semengkilau yang dark.

3. Cek katup udara pada kemasan


Ketika biji kopi di-saring pada suhu panas tinggi kemudian didinginkan, biji kopi akan mengeluarkan sejumlah karbon dioksida (CO2).  Proses pengeluaran gas CO2 ini bisa berlangsung selama beberapa hari sampai beberapa minggu setelah roasting. Dalam dunia kopi, proses ini juga dikenal dengan istilah periode degassing, atau masa-masa pelepasan gas.

Dalam beberapa hari pertama, biji kopi akan mengeluarkan CO2 dengan begitu cepat. Nah, ketika biji kopi yang sedang aktif-aktifnya mengeluarkan gas ini dibungkus dalam paper bag tersegel, gas CO2 yang dilepaskan itu tentu akan mencari celah untuk keluar. Karena itulah banyak bag pembungkus kopi juga menyertakan one-way air valve, atau katup udara satu arah, di dalamnya agar bisa membantu CO2 terlepas dengan bebas.

Jika kamu menemukan sealed bag kopi tidak memiliki katup udara, maka kemungkinannya ada dua: kamu diminta untuk segera memindahkan isi biji/bubuk kopi ke dalam canister sesaat setelah membeli, atau biji kopi itu sudah tidak segar akibat CO2  yang dilepaskan pasca roasting terperangkap di dalam bag. Untuk kemungkinan yang terakhir, coba cek tanggal roasting-nya. Jangan sampai sudah berbulan-bulan kemudian.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi nomor berikut ini 0821-4166-0123

Jumat, 27 Oktober 2017

Inilah 8 Manfaat Untk Yang Suka Ngopi



Tata Cookies - Hay sobat coffee lovers, bagi sobat yang suka ngopi jangan khawatir dan jangan kecewa, mungkin sobat belum tau ya manfaat ngopi? nah kalau belum tahu, nih coba disimak deh artikel berikut ini .
 
National Cancer Institute dan sudah diterbitkan di ‘New England Journal of Medicine’ adalah sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 400 ribu orang, telah menyimpulkan kalau peminum setia kopi itu justru memiliki resiko kematian dini sampai 16% lebih kecil dibanding orang yang jarang minum kopi. Untuk lebih jelasnya, yuk intip manfaat minum kopi bagi kesehatan di bawah ini!

1. Mencegah kepikunan

Masalah kepikunan dan penyakit alzheimer ternyata dipengaruhi oleh senyawa polifenol yang terdapat dalam kopi sebagai zat antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi kesehatan otak. Kandungan kafein dalam kopi juga bermanfaat untuk mencegah terbentuknya plak amiloid serta mencegah terjadinya kerusakan neurofibrulary yang menjadi sumber penyebab terjadinya penyakit alzheimer.

2. Mencegah Penyakit Batu Empedu

Para peneliti Harvard pada tahun 2002 menemukan bahwa wanita yang minum setidaknya empat cangkir kopi sehari berada pada risiko 25 persen lebih rendah dari batu empedu. Sebuah studi sebelumnya menemukan hasil yang serupa untuk pria.

3. Mengurangi Resiko Diabetes

Studi menunjukkan bahwa peminum kopi lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan diabetes tipe 2. Sebuah laporan pada Januari 2012 dalam ‘Journal of Agricultural & Food Chemistry’ kemudian menjelaskan alasannya. Yaitu karena efek senyawa yang terkandung dalam kopi akan menghalangi hIAPP, polipeptida yang dapat menghasilkan serat protein abnormal, yang ditemukan pada orang dengan diabetes tipe 2.

4. Menurunkan Resiko Kanker

Konsumsi kopi telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara, endometrium, prostat dan kanker hati, dan mereka yang terkait dengan obesitas, estrogen dan insulin. Sebuah studi tahun 2008 di Swedia menemukan bahwa minum setidaknya dua sampai tiga cangkir sehari dapat mengurangi risiko atau menunda timbulnya kanker payudara.

Namun tidak hanya wanita yang mendapatkan keuntungan. Sebuah studi yang baru-baru ini keluar dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa kopi –baik yang biasa ataupun tanpa kafein– mengakibatkan penurunan risiko kanker prostat.

5. Meningkatkan metabolisme tubuh dan mampu menurunkan berat badan

Kopi dapat membantu Anda mempertahankan – atau bahkan menurunkan- berat badan. Sebuah studi lama di tahun 1980 menemukan bahwa kafein yang ditemukan dalam kopi merangsang metabolisme tubuh, dan itu hanya pada orang “normal,” sedangkan pada orang yang mengalami obesitas, mereka mengalami oksidasi lemak yang lebih besar.

6. Kandungan Antioksidan

Seorang peneliti Harvard, Edward Giovannucci, dalam penelitian yang diterbitkan dalam “Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention,” mencatat bahwa kopi memiliki lebih banyak antioksidan daripada kebanyakan sayuran dan buah-buahan. Bahkan, sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa kopi berada dalam unrutan pertama sebagai sumber untuk antioksidan dalam pola makan orang Amerika. Selain diminum, kopi juga dapat dijadikan masker wajah alami karena kandungan antioksidan yang tinggi. Kamu bisa membuat masker alami sendiri dari bahan tersebut untuk menjaga kehalusan kulit loh..

7. Mencegah Encok

Sebuah studi tahun 2007 pada pria yang berusia lebih dari 40 tahun menghubungkan konsumsi kopi jangka panjang dengan rendahnya risiko encok, kondisi peradangan yang disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat. Baik kopi reguler atau yang tanpa kafein akan memberikan dampak positif, dan mereka yang minum enam cangkir sehari memiliki risiko 60 persen lebih rendah terhindar dari kondisi encok.

8. Kopi dapat mencegah timbulnya penyakit jantung atau stroke

Kandungan yang terdapat dalam kopi dapat menghidarkan dari kita dari penyakit serangan jantung bahkan hingga stroke, hal tersebut diperkuat dengan adanya hasil penelitian dari sejumlah 83000 wanita dalam usia 24 tahun memiliki resiko 18% lebih rendah jika dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi.Penelitian tersebut mereka meminum kopi 2-3 cangkir kopi dalam satu hari.

Penghasil Kopi Arabika di Garut


Tata Cookies - Kopi arabika di Indonesia tersebar hampir di setiap pulau besar. Sudah banyak berbagai macam kopi ikut serta dalam pertandingan atau pameran kopi di nusantara maupun dunia. Beragam karakter rasa pada kopi banyak yang bilang paling semarak.

Tidak lain halnya dengan kopi arabika di Garut. Diyakini di suatu daerah tertentu di Garut yang ditanami kopi semenjak penanaman kopi di Pondok Kopi Jakarta Timur gagal tumbuh. Mencoba ditanam di daerah Garut dan akhirnya berhasil tumbuh, maka dengan cepat melakukan penanaman besar-besaran guna memenuhi permintaan besar dunia pada saat itu.

Nah, mau tahu dimana saja 5 daerah penghasil kopi arabika di Garut? Berikut daerahnya!

1. Kopi Arabika Cikuray

Apabila kamu suka hunting kopi untuk mencari beragam keunikan cita rasa pada kopi. Yuk, coba kopi arabika Cikuray yang aduhai. Oh, ya untuk informasi kalau saya lebih senang teknik penyeduhan pada kopi adalah tubruk, dibandingkan dengan teknik-teknik yang lainnya. Serta saya hanya menuliskan opini pengalaman saya dalam minum kopi yang paling menonjol saja ya.

Nah untuk kopi arabika Cikuray, saya mendapatkan pengalaman yang unik. Terutama aroma (bau pada kopi yang baru diseduh) kopi yang sangat kuat dan kayu banget. Sedangkan untuk body (tekstur) bisa dirasakan bold. Hampir semua kopi arabika Garut, saya mendapatkan pengalaman tingak acidity-nya medium to high walaupun dengan beragam teknik pengolahan pada pasca panen hingga disajikan kedalam cangkir ya tetap seperti itu.

2. Kopi Arabika Papandayan

Cobalah kopi arabika Garut yang tumbuh di sekitaran gunung Papandayan. Kamu sudah tahu dong obyek wisata Taman Wisata Alam Gunung Papandayan ini? Selain sebagai tempat tujuan untuk melihat sunrise, tracking hingga camping, ternyata disinilah tempat tanaman kopi dibudidayakan.

Kopi arabika Papandayan tumbuh baik di sekitaran gunung Papandayan. Bahkan ketika kamu menuju kawasan obyek wisata gunung Papandayan, kamu dapat dengan mudah menemui perkebunan kopi di sepanjang jalan. Lalu gimana ya karakteristik pada kopi Papandayan tersebut?

Jujur saja, saya memang sering mencoba kopi dari berbagai daerah. Namun, jangan percaya 100% sama penilaian yang saya berikan karena ini pendapat pribadi (soalnya kan lidah kita berbeda ya guys, hehe).

Pertama-tama saya lebih suka tubruk pada penyeduhannya. Saat mencoba mencium bubuk kopinya, serasa fragrance (bau kopi saat masih bubuk) kopi Papandayan merangsang banget. Saya cukup puas menikmati seduhan kopi arabika Papandayan yang disajikan oleh barista-barista kedai kopi di Garut. Keseringan saya rasakan acidity pada kopi Garut Papandayan lebih dominan. Aromanya segar banget dan seksi.

Tentu temennya kopi arabika Papandayan adalah pisang goreng, wah juara banget!

3. Kopi Arabika Talaga Bodas

Saya suka banget dengan obyek wisata Talaga Bodas setelah gunung Papandayan tentunya. Obyek wisata Taman Wisata Alam Talaga Bodas serupa dengan obyek wisata Kawah Putih di Ciwidey Bandung Selatan. Selain obyek wisata kawah, ternyata Talaga Bodas juga mempunyai tanaman kopi arabika Talaga Bodas.

Selama saya meminum kopi dari 5 daerah penghasil kopi arabika di Garut, sampai saat ini saya belum menemukan apa yang paling menonjol dari kopi Talaga Bodas. Seperti kopi arabika Garut lainnya mulai dari fragrance dan aroma hampir sama. Namun, kopi arabika Talaga Bodas jika di-blend dengan kopi arabika yang strong seperti kopi arabika Gayo maupun Toraja, entah mengapa cocok banget.

Tetapi berbicara kopi arabika Garut yang di-blend dengan kopi arabika dari daerah Gayo, Toraja, Wamena hingga Flores Bajawa memang cocok banget. Siap-siap melek terus dan asik stand-by di depan laptop seharian. Kamu harus coba kopi arabika Garut yang di-blend dengan kopi arabika dari daerah lainnya.

4. Kopi Arabika Samarang
Berbagi ulasan mengenai kopi arabika Samarang Garut Jawa Barat. Saya sebenarnya tidak terlalu spesial dengan kopi arabika Samarang. Bisa dibilang masih kalah prioritas dengan kopi arabika yang sebelumnya. Tapi, pengalaman menikmati kopi arabika Samarang cukup bahagia.

Tingkat acidity ternyata tidak terlalu dominan dibandingkan dengan kopi arabika Papandayan, kopi arabika Cikuray, maupun kopi arabika Talaga Bodas. Bisa dibilang lebih ke arah bright (rasa yang ringan, kering dan tajam) but not sharp. Cocok banget sih kalau untuk kamu yang ingin mencoba kopi arabika Garut untuk pertama kali supaya tidak kaget dengan uniknya kopi arabika Garut.

5. Kopi Arabika Pangauban

Nah, dalam artikel 5 daerah penghasil kopi arabika di Garut ini, pengalaman saya untuk meminum kopi arabika Garut khususnya kopi arabika Pangauban berada di poin terakhir. Kenapa? Karena masih berdekatan dengan kopi arabika Papandayan. Tetapi, ada ciri khasnya yang saya temukan yaitu body (kekentalan), terasa dominan. Dari segi acidity tidak jauh berbeda dengan kopi arabika Papandayan yang sangat dominan maupun dari daerah penghasil kopi arabika di garut lainnya.

Untuk diketahui oleh pembaca, Garut sebagian besar wilayahnya terdapat gunung berapi yang masih aktif seperti gunung Papandayan, gunung Guntur, maupun gunung Talaga Bodas (berdekatan dengan gunung Galunggung). Sehingga sedikit banyak pasti berpengaruh kepada tanaman kopi yang didominasi dengan tingkat keasaman yang sering ditemukan. Selain itu kondisi topografi wilayah Garut yang berada di ketinggian dan masih memiliki cadangan hutan yang melimpah membuat perkebunan kopi arabika Garut tumbuh dengan baik.

Jadi, jikalau kamu ke Garut sisakanlah waktunya untuk mencoba kopi arabika Garut ya, baik itu ke kedai-kedai kopi yang ada di Garut maupun di sekitar tempat wisata seperti Taman Wisata Alam Gunung Papandayan. Jika kamu menemukan kopi arabika Garut di luar Garut jangan kaget dengan cita rasanya, karena tanaman kopi yang tumbuh akan sedikit banyak akan mengikuti karakteristik media tanam di sekitarnya juga.